Para pelaku UMKM saat ini sudah semakin mudah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan pinjaman online. Apalagi metode yang dilakukan juga bisa secara online. Ada banyak lembaga pinjaman yang menawarkan pembiayaan dengan proses verifikasi yang sangat cepat. Namun, anda harus ingat bahwa pinjaman yang ditawarkan itu memiliki ketentuan dan persyaratan yang lebih khusus.

Semakin mudah pengajuan pinjaman melalui metode online maka persyaratan yang dipenuhi biasanya lebih banyak. Apalagi hal ini juga berkaitan dengan nilai pinjaman yang diberikan. Sebagian besar UMKM memang akan membutuhkan nominal pinjaman dalam nilai yang cukup besar untuk pengembangan usaha.

Cobalah pertimbangkan berbagai pinjaman online untuk UMKM.

Persiapan pengajuan pinjaman online untuk UMKM

pinjaman online untuk umkm

Persyaratan yang telah ditetapkan untuk mengajukan pinjaman online harus diperhatikan dengan sangat baik. Hal itu akan memudahkan anda dalam mendapatkan nominal pinjaman sesuai kebutuhan. Bahkan, masing-masing dari kategori lembaga pinjaman itu juga menerapkan persyaratan yang sangat berbeda. Apalagi penawaran produk pinjaman juga bisa berkaitan langsung dengan bisnis atau usaha yang anda jalankan. Cobalah untuk menerapkan beberapa persiapan khusus. Berikut ini ada beberapa persiapan yang harus anda lakukan dalam pengajuan pinjaman online untuk UMKM seperti:

1. Rekening koran

Salah satu hal yang harus dipersiapkan untuk mengajukan pinjaman dan pembiayaan bisnis UMKM adalah rincian rekening koran. Ini merupakan persyaratan yang paling penting. Ada banyak lembaga pinjaman yang membutuhkan seluruh pencatatan transaksi yang anda lakukan untuk bisnis lewat rekening. Bahkan, metode ini sebenarnya lebih dikhususkan pada rekening bisnis. Biasanya rekening koran untuk kategori bisnis memiliki catatan khusus dari setiap transaksi. Hal ini tentu saja akan semakin memberikan kemudahan bagi anda untuk mendapatkan persetujuan dari pinjaman.

2. Rincian omset

Bisnis yang anda jalankan tentu saja memiliki rincian omset atau alur kas yang baik. Pencatatan seperti ini juga sangat dibutuhkan sebagai persyaratan verifikasi dari pengajuan pinjaman. Cobalah untuk memulai membuat rincian omset atau alur kas dari bisnis itu. Pencatatan seperti ini biasanya berkaitan dengan seluruh biaya operasional, omset hingga profit yang anda dapatkan. Semakin detail seluruh data dari alur kas yang anda lakukan maka hal itu akan semakin memudahkan pihak lembaga pinjaman melakukan verifikasi. Selain itu, nilai profit yang anda dapatkan juga mempengaruhi nominal pinjaman yang akan disetujui.

3. Persyaratan pengajuan pinjaman

Tentu saja persiapan lain yang harus dipertimbangkan melalui persiapan pengajuan pinjaman. Masing-masing dari lembaga memiliki persyaratan yang berbeda. Hal ini juga berlaku pada dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan pinjaman. Pastikan juga bahwa legalitas dari setiap dokumen itu diperhitungkan dengan sangat baik.

7 rekomendasi pinjaman online untuk UMKM yang bisa dicoba

Ada beberapa pilihan rekomendasi dari pinjaman online untuk UMKM yang bisa dicoba. Masing-masing dari pinjaman seperti ini menawarkan kemudahan dan persyaratan yang berbeda. Hal ini membuat anda harus menentukan pilihan pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Pastikan juga bahwa seluruh pinjaman itu tidak menjadi beban dalam pembiayaan jangka panjang. Semakin besar modal usaha yang anda butuhkan untuk pengembangan bisnis maka akan semakin banyak nilai pinjaman. Berikut ini ada 7 pinjaman online untuk UMKM yang bisa dipertimbangkan seperti:

1. Kredit Usaha Rakyat

Ini merupakan salah satu pembiayaan yang tersedia di banyak bank konvensional. Pengajuan dari pembiayaan ini juga cukup mudah. Namun, anda harus ingat bahwa nominal dari pinjaman untuk produk KUR ini memang tidak terlalu besar. Apalagi persyaratan yang dibutuhkan juga tidak membutuhkan jaminan. Hanya beberapa bank tertentu yang menawarkan produk ini. Bahkan, saat ini sudah tersedia pengajuan KUR secara online dengan metode yang dianggap lebih cepat. Nilai bunga yang ditawarkan untuk pinjaman seperti ini juga tidak terlalu berat.

2. P2P lending (pinjol)

Pilihan dari pinjaman lain yang bisa dicoba dengan memanfaatkan P2P lending. Ada banyak pilihan pinjaman online yang masuk dalam kategori p2p lending. Bahkan, persyaratan untuk pengajuan dari produk ini dianggap lebih cepat dan mudah. Selain itu, proses verifikasi yang dibutuhkan hanya melibatkan beberapa persyaratan data diri. Namun, anda harus ingat bahwa masing-masing dari p2p lending ini menawarkan bunga pinjaman yang cukup besar. Semakin besar nilai pinjaman yang anda butuhkan maka akan semakin besar juga bunga pinjaman. Pastikan juga bahwa anda memilih p2p lending yang sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK.

3. Kredit Mikro

Sebagian bank konvensional juga menawarkan produk Kredit Mikro. Bahkan, saat ini sudah ada beberapa pilihan bank yang melakukan integrasi penawaran produk dengan metode pangajuan online. Tentu saja hal itu akan semakin memudahkan para pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman atau pembiayaan. Pastikan bahwa anda sudah memahami seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk pengajuan pinjaman Kredit Mikro ini. Apalagi skala bisnis yang sedang anda jalankan memiliki pengaruh yang besar terhadap nominal dari pinjaman yang diinginkan. Selain itu, perhitungkan juga nilai bunga yang ditawarkan dari produk ini

4. KTA bank konvensional

Sebagian besar bank konvensional menawarkan produk pinjaman melalui KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Produk ini memang lebih menyasar pada kebutuhan UMKM. Bahkan, anda bisa mendapatkan pinjaman dengan nominal cukup besar dan tenor cukup lama tanpa persyaratan agunan. Hal yang paling penting saat ini pengajuan dari KTA juga bisa dilakukan secara online melalui platform yang telah ditentukan. Namun, anda harus ingat bahwa sebagian besar bank menerapkan persyaratan khusus untuk pengajuan KTA ini. Hal ini biasanya berkaitan dengan nilai dari omset hingga profit pada bisnis yang anda jalankan. Semakin besar omset yang anda dapatkan dari bisnis itu maka akan semakin besar juga nilai pinjaman yang didapatkan.

5. Kredit Multi Guna

Bila anda membutuhkan modal pengembangan UMKM yang lebih besar bisa mencoba Kredit Multi Guna. Ini merupakan salah satu pilihan produk pembiayaan yang tersedia di bank konvensional. Pengajuan juga bisa dilakukan secara online. Namun, anda harus ingat bahwa pinjaman ini membutuhkan agunan atau jaminan. Semakin besar nilai jaminan yang anda berikan maka akan semakin besar juga nilai pinjaman yang didapatkan. Tenor dari pinjaman juga lebih lama dibandingkan dengan produk pinjaman lainnya.

6. BLT UMKM

Sebenarnya ini merupakan salah satu program pemerintah yang mendukung seluruh kegiatan dari UMKM. Bantuan Langsung Tunai ini hanya diberikan kepada UMKM yang dianggap memiliki kriteria dan persyaratan khusus. Misalnya saja UMKM yang anda jalankan terdaftar pada kementerian terkait dan sudah mengikuti banyak pelatihan yang dilakukan oleh pemerinah.

7. Kredit Modal Kerja

Ini adalah salah satu pilihan pembiayaan yang diberikan oleh lembaga pinjaman konvensional seperti bank. Persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pinjaman ini juga dianggap cukup mudah. Pengajuan bisa dilakukan secara online dan menawarkan suku bunga kompetitif.

Written by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *